Cara Menambah Bahasa Indonesia Di MIUI China Tanpa Root

Jika smartphone Xiaomi yang Anda miliki merupakan versi China, maka mau tidak mau Anda harus tahu cara menambah Bahasa Indonesia di MIUI China tanpa root.

Ya, tidak semua smartphone sudah dibekali dengan interface Bahasa Indonesia, terutama untuk Anda yang membeli smartphone di luar negeri.

Jika ingin bisa menggunakan smartphone dengan lancar, maka harus menggantinya agar menggunakan bahasa ibu.

Namun jangan khawatir, untuk Anda pengguna smartphone Xiaomi dengan MIUI China, Anda tetap bisa menambahkan Bahasa Indonesia kok, bahkan tanpa harus melakukan root.

Cara Menambah Bahasa Indonesia di MIUI China Tanpa Root

1. Menggunakan Layanan Flash Stock ROM

Cara pertama yang bisa Anda lakukan untuk menambahkan Bahasa Indonesia ke MIUI China adalah dengan menggunakan layanan Flash Stock ROM berbahasa Indonesia.

Cara ini bisa Anda lakukan ketika smartphone Anda telah memiliki OS Android Lollipop.

Cara pertama ini memang agak ribet karena harus menggunakan tool khusus, namun begitu tetap layak dicoba karena tingkat keberhasilannya yang tinggi plus permanen.

Anda hanya harus mencadangkan semua data di smartphone agar tidak tetap menyimpannya meski terhapus.

Nah, untuk melakukan Flash Stock ROM di smartphone Xiaomi versi China ini, Anda butuh yang namanya QFIL (Qualcomm Flash Image Loader).

Berikut beberapa hal yang harus Anda siapkan sebelum melakukan Flash Stock ROM

  • PC/Laptop
  • QPTS (download di sini)
  • Driver Qualcomm (download di sini)
  • Firmware (download dari internet dan sesuaikan dengan tipe smartphone yang Anda miliki)
  • Baterai smartphone minimal 50%

Setelah download dan install QFIL, driver Qualcomm dan firmware smartphone di PC/laptop, maka proses Flash Stock ROM untuk menambahkan Bahasa Indonesia bisa dimulai.

Lihat juga : 

Berikut tata caranya :

  1. Pertama buka aplikasi “QFIL”, biasanya terdapat di “System Files”.
    Pertama buka aplikasi “QFIL”, biasanya terdapat di “System Files
  2. Setelah terbuka, klik “Browse” di kolom “Program Patch” lalu pilih firmware smartphone yang barusan Anda download.
  3. Selanjutnya pilih “prog_emmc_firehouse_(tipe smartphone)” lalu klik “Open” untuk memasukkannya ke QFIL.
  4. Jika sudah, sekarang klik “Load XML” lalu pilih “rawprogram0.xml” (Anda juga bisa pilih “rawprogram_unsparse.xml”, semua tergantung firmware smartphone yang Anda miliki). Selanjutnya Anda bisa pilih “patch0.xml”.
    Jika sudah, sekarang klik “Load XML” lalu pilih
  5. Sekarang hubungkan smartphone Xiaomi versi China Anda dalam kondisi 9008 dan pastikan bisa terdeteksi di aplikasi QFIL (jika tidak terdeteksi, Anda bisa mengecek di Device Manager, barangkali ada masalah dengan driver-nya).
  6. Jika bisa dideteksi, Anda tinggal klik “Download” pada aplikasi QFIL untuk memulai proses Flash Stock ROM.
  7. Selanjutnya tunggu proses flashing hingga selesai, mungkin butuh beberapa menit
    Selanjutnya tunggu proses flashing hingga selesai, mungkin butuh beberapa menit
  8. Setelah proses flashing selesai, smartphone MIUI China sudah memiliki layanan Bahasa Indonesia

Lihat juga Cara Menghilangkan Getar Pada Keyboard Xiaomi

2. Menambahkan Bahasa Indonesia dengan Aplikasi Set Local Language

Jika cara diatas terlalu ribet dan lama, maka alternatif menambahkan Bahasa Indonesia di MIUI China lainnya adalah dengan bantuan aplikasi Set Local Language.

Aplikasi ini akan memudahkan Anda menambahkan Bahasa Indonesia secara manual ke smartphone yang belum memiliki layanan Bahasa Indonesia.

Sama seperti cara diatas, aplikasi ini memiliki tingkat keberhasilan yang tinggi. Sayangnya, berbeda dengan layanan Flash Stock ROM, menambahkan Bahasa Indonesia menggunakan aplikasi ini hanya sementara.

Begitu smartphone di-reset, Bahasa Indonesia akan hilang dan Anda harus kembali memasang aplikasi Set Local Language.

Berikut cara-caranya :

  1. Pertama download dan Install aplikasi Set Local Language di Google Play.
  2. Jika sudah terpasang di smartphone, buka aplikasinya lalu pilih Bahasa Indonesia (Anda juga bisa menambahkan bahasa lain jika ingin, misalnya saja Bahasa Inggris dan lain sebagainya).
    Jika sudah terpasang di smartphone, buka aplikasinya lalu pilih Bahasa Indonesia
  3. Selesai, begitu dipilih, Bahasa Indonesia akan langsung diterapkan di MIUI China.

3. Menambahkan Bahasa Indonesia dengan Aplikasi MoreLocale 2

Cara menambah Bahasa Indonesia di MIUI China tanpa root selanjutnya adalah dengan menggunakan aplikasi MoreLocale 2.

Sama seperti aplikasi Set Local Language, aplikasi ini juga memungkinkan Anda bisa menambahkan Bahasa Indonesia atau bahasa lainnya dengan mudah, misalnya saja Inggris, Perancis, Jerman dan seterusnya.

Berikut langkah-langkahnya :

  1. Download aplikasi MoreLocale 2 terlebih dahulu dari Google Play.
  2. Setelah instalasi selesai, buka aplikasinya lalu cari dan pilih Bahasa Indonesia.
    Setelah instalasi selesai, buka aplikasinya lalu cari dan pilih Bahasa Indonesia
  3. Selesai, sekarang smartphone Xiaomi versi China telah memiliki layanan Bahasa Indonesia.

Dengan mengaplikasikan Cara menambah Bahasa Indonesia di MIUI China tanpa root diatas, Anda menggunakan Bahasa Indonesia meski awalnya tidak ada.

Sekarang Anda tidak perlu khawatir salah pencet atau semacamnya, karena bahasa pengantar sudah bisa dipahami dengan mudah.