Cara Mematikan Windows Defender

Setiap perangkat dengan sistem operasi Windows pastinya telah dilengkapi dengan Windows Defender sebagai software antivirus.

Namun sebagian penggunanya merasa kurang cocok menggunakan Windows Defender ini karena berbagai alasan, salah satunya fitur yang kurang lengkap.

Maka dari itu, pada artikel kali ini Saya akan memberikan penjelasan tentang cara mematikan Windows Defender.

Windows Defender sendiri adalah sebuah program software antivirus gratis yang telah disediakan Microsoft secara default untuk mengatasi serangan virus, malware, dan sejenisnya.

Namun di beberapa kondisi Anda diharuskan untuk menonaktifkan sementara atau permanen Windows Defender ini, salah satunya jika ingin menginstal program baru.

Berikut ini adalah beberapa cara mudah untuk mematikan Windows Defender.

3 Cara Mematikan Windows Defender

1. Menggunakan Windows Security

Cara mematikan Windows Defender yang pertama yaitu dengan menggunakan fitur Windows Security. Cara ini bisa Anda gunakan jika ingin menonaktifkan Windows Defender untuk sementara saja.

Berikut ini adalah beberapa langkah untuk menggunakan Windows Security agar Windows Defender dapat dinonaktifkan.

  1. Membuka tombol start atau ketikan langsung di kolom pencarian Windows Security, lalu buka.
    Buka menu start lalu cari Windows Security
  2. Pilih opsi Virus & threat Protection.
  3. Jika halaman Virus & threat Protection telah terbuka, klik opsi Manage settings yang terdapat di bagian bawah.
  4. Setelah itu Anda bisa menonaktifkan Windows Defender dengan klik opsi slider “Real-time protection” hingga berubah menjadi off.
    Setelah itu Anda bisa menonaktifkan Windows Defender dengan klik opsi slider “Real-time protection” hingga berubah menjadi off

Setelah Anda berhasil melakukan langkah-langkah diatas, Antivirus secara otomatis akan menonaktifkan real-time protection.

Dengan begitu Anda sudah bisa menginstal aplikasi atau software yang sebelumnya tidak bisa dilakukan karena fitur keamanan yang masih on.

Walaupun tidak menonaktifkan Windows Defender secara permanen, cara ini dapat digunakan jika Anda dalam kondisi diharuskan untuk tidak mengaktifkan Windows Defender terlebih dahulu.

Untuk mengaktifkannya kembali, Anda hanya perlu menghidupkan saklar “real-time protection” kembali.

Pelajari juga Cara Mempercepat Booting Windows 10

2. Menggunakan Group Policy

Jika Anda seorang pengguna Windows 10 Pro, Anda dapat menggunakan fitur editor Group Policy untuk menonaktifkan Windows Defender secara permanen.

Namun sebelum mulai menonaktifkan WIndows defender, Anda terlebih dahulu harus menonaktfikan fitur Tamper protections.

Jika tidak melakukan langkah ini, Windows Defender akan muncul kembali secara otomatis.

Untuk menonaktifkan Tamper protection Anda dapat mengikuti langkah-langkah di bawah ini.

  1. Buka menu start lalu cari Windows Security.
  2. Jika Windows Security sudah terbuka, Anda bisa memilih opsi Virus & threat protection.
  3. Setelah itu pilih menu Manage Settings dan nonaktifkan fitur Tamper protection.

Setelah berhasil melakukan langkah-langkah di atas, kemudian Anda bisa melanjutkan langkah selanjutnya untuk menonaktifkan virus secara permanen melalui fitur Group Policy.

Berikut ini adalah beberapa langkah menggunakan Group Policy untuk menonaktifkan Windows Defender.

  1. Langkah pertama yaitu membuka menu start lalu ketik “gpedit.msc”.
    Langkah pertama yaitu membuka menu start lalu ketik gpeditmsc
  2. Setelah itu pilih Local Group Policy Editor.
  3. Kemudian Anda dapat membuka Computer Configuration > Administrative Templates > Windows Components > Windows Defender Antivirus.
  4. Nantinya akan muncul beberapa file, Anda bisa pilih file “Turn off Windows Defender Antivirus” dengan cara double klik.
  5. Setelah itu akan muncul jendela pop up, Anda bisa klik opsi Enable untuk dapat menonaktfikan.
    Menggunakan Group Policy
  6. Klik tombol Apply lalu klik OK.
  7. Langkah terakhir Anda bisa melakukan restart perangkat.

Setelah semuanya berhasil dilakukan, maka Windows Defender yang terdapat di perangkat Anda sudah tidak aktif secara permanen.

Untuk mengembalikan perubahan ke setting semula, Anda bisa melakukan langkah yang sama namun pada langkah ke 5 pastikan untuk memilih opsi Not Configured lalu me-restart perangkat.

Satu lagi yang perlu diperhatikan, pastikan jika fitur Tamper protections juga telah aktif kembali agar Windows Defender dapat digunakan.

3. Menggunakan Registry

Selain 2 cara sebelumnya, terdapat cara mematikan Windows Defender lainnya, yaitu menggunakan Registry. Cara ini dapat digunakan sebagai alternatif saja karena dibutuhkan ketelitian untuk menggunakan cara ini.

Untuk menggunakan Registry, pastikan Anda telah mengaktifkan fitur Tamper Protections yang telah dijelaskan sebelumnya.

Berikut ini adalah beberapa langkah menggunakan Registry untuk menonaktifkan Windows Defender secara permanen.

  1. Ketik “regedit” pada kolom pencarian lalu buka Registry Editor.
  2. Jika halaman Registry sudah terbuka, Anda bisa menuliskan perintah sebagai berikut “HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Policies\Microsoft\Windows Defender”.
    Menggunakan Registry
  3. Setelah itu klik kanan pada folder Windows Defender lalu pilih New dan klik DWORD (32-bit) value.
  4. Anda bisa memberikan nama Disable AntiSpyware lalu klik Enter.
    Anda bisa memberikan nama DisableAntiSpyware lalu klik Enter
  5. Kemudian double klik nama yang sebelumnya sudah dibuat lalu ubah menjadi angka 1.
  6. Klik OK lalu Anda dapat merestart perangkat.
  7. Jika Anda ingin mengembalikan pengaturan seperti semula, bisa menggunakan langkah yang sama seperti di atas tetapi pada langkah ketiga, Anda bisa klik kanan pada tombol DisableAntiSpyware lalu pilih opsi Delete.

Dengan mengetahui ketiga cara mematikan Windows Defender di atas, tentunya Anda dapat melakukannya sendiri tanpa perlu bantuan ahli IT atau dibawa ke service center.

Anda hanya perlu ketelitian dan kesabaran dalam melakukan setiap langkah-langkahnya.