Karakteristik Sistem Informasi

Artikel ini telah direview oleh: M Randy YP

Anda pasti sudah tidak asing dengan istilah sistem bukan? Istilah ini sering digunakan dalam kehidupan sehari-hari, terutama beberapa waktu belakangan sejak teknologi semakin berkembang.

Anda harus tahu apa itu sistem dan bagaimana karakteristik sistem yang diterapkan pada penggunaan teknologi saat ini.

Sistem dapat didefinisikan sebagai sekelompok elemen atau komponen yang digabung menjadi satu untuk mendapatkan tujuan tertentu.

Istilah sistem berasal dari bahasa latin ‘systema‘ yang bisa dimaknai sebagai satu kesatuan yang di dalamnya terdiri atas elemen atau komponen yang kemudian dihubungkan bersama untuk memudahkan aliran materi atau informasi.

Istilah sistem juga digunakan untuk menggambarkan set entitas yang mampu berinteraksi dimana di dalamnya menggunakan model matematika.

Komponen atau elemen yang saling berinteraksi membentuk sistem merupakan salah satu karakteristik dari sebuah sistem.

Karakteristik sistem sendiri bisa dibagi menjadi 8 bagian, yakni sebagai berikut.

Komponen

Dalam sebuah sistem terdapat komponen yang lebih kecil dan komponen yang lebih besar. Keduanya pasti ada dalam sebuah sistem karena merupakan karakteristik dari sistem itu sendiri.

Elemen-elemen penyusun yang lebih kecil disebut juga dengan sub sistem, sedangkan elemen yang lebih besar disebut supra sistem.

Batasan Sistem (Boundary)

Sebuah sistem juga memiliki batasan yang disebut dengan boundary (batas sistem). Batas ini merupakan area yang membatasi antara satu sistem dan sistem lainnya maupun antara sistem dengan lingkungan luar.

Lingkungan Luar Sistem

Semua yang berada di luar batas sistem yang berpengaruh pada sistem disebut dengan lingkungan luar sistm.

Lingkungan luar ini bisa bersifat menguntungkan bahkan merugikan sistem. Lingkungan luar yang menguntungkan harus terus dijaga seperti sumber energi misalnya. Sedangkan lingkungan luar yang merugikan harus ditangkal

Penghubung Sistem (Interface)

Penghubung ini merupakan media yang menjadi perantara antar setiap sub sistem. Melalui perantara ini, sumber daya bisa mengalir dari sebuah sub sistem ke sub sistem lainnya.

Bisa juga dibilang jika sebuah output bagi satu sub sistem bisa menjadi sebuah input untuk sub sistem lainnya namun harus melalui penghubung (interface).

Masukan (Input)

Masukan atau input adalah energi yang dimasukkan ke dalam sebuah sistem. Input ini bisa jadi berupa maintanance input ataupun sinyal input.

Maintanance adalah input berupa energi, sedangkan sinyal merupakan input berupa enegj yang diproses agar didapatkan output.

Output

Output atau keluaran adalah hasil energi yang sudah diolah kemudian diklasifikasikan menjadi output yang bermanfaat beserta sisa pembuangannya. Meskipun begitu, output ini bisa juga menjadi input bagi sub sistem atau supra sistem lain.

Proses Pengolahan Sistem

Karakteristik sistem selanjutnya adalah terjadinya proses yaitu bagian pengolahan pada sistem.

Setiap sebuah sistem bisa memiliki satu buah bagian pengolah atau bisa juga pengolahnya adalah sistem itu sendiri. Pengolah inilah yang fungsinya mengubah input menjadi output.

Sasaran dan Tujuan (Objective and Goals)

Bagian karakteristik dari sistem yang terakhir adalah sasaran dan tujuan. Sebuah sistem dibuat pasti untuk sasaran atau tujuan tertentu.

Jika tidak ada sasaran, maka sistem tidak akan ada gunanya untuk dibuat. Sasaran atau tujuan inilah yang akan menentukan input yang dibutuhkan serta menentukan pula output yang dihasilkan.

Lihat juga Cara Download Microsoft Teams Di Laptop

Demikian tadi adalah karakteristik sistem yang harus Anda ketahui. Istilah sistem sendiri pasti sudah tidak asing bagi Anda.

Namun selain dari istilahnya, tak banyak orang yang mengetahui pengertian serta apa saja karakteristik agar sesuatu bisa dikategorikan sebagai sebuah sistem. Semoga penjelasan di atas bisa memberikan wawasan lebih untuk Anda.